|
![]() (sok) tau (sok) romantis galak & pelit takut sama gelap gampang terharu keras kepala sulit diatur <
|
|
Juno, Cool Movie!
Cool movie! Film bergenre komedi romantis yang bertitel sama dengan tokoh utamanya ini keren sekali..diceritakan seorang cewek 16 tahun yang punya kecenderungan keluar dari mainstream ini mengalami kebosanan. Ia bosan dengan hidupnya yang begitugitu aja. Pokoke semuanya sudah dicoba gitu lah Akhirnya ia memutuskan untuk mencoba sesuatu yang baru, yaitu having sex. Nha, yang diajakin jadi partnernya ini temennya yang tampangnya sumpah.....imyutimyut dan tipe luruslurus. Karena gak berpengalaman, ia akhirnya hamil. Yang bikin aku suka sama film ini adalah karakter Juno menghadapi kehamilannya. At least dia cukup responsible untuk anak seumurannya laah. Ia tahu apa yang harus dilakukan. Termasuk ide memberikan anaknya untuk diadopsi. Orangtua si Juno ini juga keren. Si papa adalah orang yang mature dan dambaan remaja perempuan diseluruh dunia. Tak ketinggalan stepmom yang biasanya digambarkan mean alias jahara tralala, eh ini malah kebalikannya. Ia sangat mengerti keadaan yang sudah terlanjur terjadi dan mendukung si putri tiri. Tapi, jangan harap deh keluarga seperti ini bisa ditemukan di Indonesia dengan mudah. Secara (secara?) paradigma, kultur dan valuenya jauuuuuuuhhh. Please deh, disini mana ada orangtua yang terangterangan admit kalo anaknya hamil. Yang ada juga berusaha tutuptutupin sesulit apapun itu. Wis wis segitu aja peranku sebagai spoiler. Liat sendiri wae bo’ ...wakakakaka
Belajar Tari Bali (lagi!) di Saraswati
Gek Dani: "duhh, cuapek banget. perasaan dulu waktu kecil gak seberat ini deh latihannya." Winda: "iya gek, seingatku dulu aku have fun kok. Janganjangan karena kita tambah berat di pantat en dada" Berdua: "bwuahahahahaha"
Capek sekali. Itulah katakata yang bisa mendeskripsikan latihan kemarin. Keringat deras yang mengucur tak hentihentinya dari badan kami kayaknya udah jadi bukti yang cukup kuat. Padahal itu baru latihan dasar dan belum masuk ke bagian tari yang diiringi musik. Ide awal untuk ikut latihan tari bali di asrama saraswati sebenarnya datang sekitar dua bulan lalu, namun karena saat itu tengah season latihan intensif menjelang ujian, kami ditawari untuk masuk kelas baru yang dimulai awal mei. Kami setujusetuju saja. Minggu pagi itu pun menjadi latihan perdana kami. Saking semangatnya latihan, kami pun datang lebih awal dari seharusnya (padahal udah ditambah dengan kejadian gek dani nyasar di daerah jl. tribrata tuh). Setelah sampai di tempat latihan kami menunggu sebentar sambil melihat anakanak yang sudah level 2 sedang latihan tari Panji. Selagi menunggu, kami daftar ulang dulu sebelum ikut latihan. Karena awal season yang berarti belajar tari baru, semua siswa baik yang baru maupun lama wajib daftar ulang dulu sebelum mulai latihan. Pendaftarannya 30ribu, dan SPP bulanan 20ribu. Pretty cheap, right? Jam pun menunjukkan pukul 9 dan kami pun dipanggil untuk mulai latihan. Latihan dipimpin oleh seorang instruktur tari yang biasa dipanggil bu nyoman. Karena kami masuk kelas dasar, tari yang diajarkan adalah pendhet. Kata beliau karena tari pendhet relatif lebih mudah daripada tarian yang lain ex: panji semirang, panyembrama, legong, etcetc. Latihan pun dimulai dengan peregangan dan pemanasan badan. Dilanjutkan dengan latihan kaki, tangan, kepala, maupun lirikan mata. Waduhwaduh, aku merasa kesulitan nih. Maklumlah, meskipun aku sudah pernah ikut latihan tari bali tetep kerasa kagok juga. Secara tuh latihan tari terjadi ribuan tahun yang lalu ketika badan ini masih setinggi pohon jeruk purut mini dan badan juga gak begitu berkambium, hehehehe. Bu nyoman pun senyumsenyum sambil membetulkan posisi mendakku.
"yak, bagus. Tapi dadanya dibusungin lagi donk...diliatin tuh yang gedegede didepan."
duh, buset nih ibu. Gak tau aja tulang-tulang yang mulai menua (hiperbolis) ini udah keretak keretek daritadi. Walhasil aku pun berhasil memposisiskan diri (he?) dengan perfecto (seenggaknya menurutku). Hasil dari recalling latihan jaman antah berantah itu tuh... Tari bali selalu jadi tantangan buatku. Gerak rancak, dengan kombinasi gerakan yang cukup banyak tentu saja needs big effort. Bayangin aja, ketika dirimu sedang mendak yang membutuhkan energi cukup banyak, disaat yang sama tanganmu harus siku, dan matamu nyeledet. Konsentrasi itu sangat dibutuhkan! Itu baru tekniknya, belum penjiwaannya. Gak heran, seorang penari butuh waktu yang cukup lama untuk menghayati tariannya sebelum ia bisa menampilkan tarian yang perfect.
Kata guru tariku dulu, paling bagus sih latihan mulai dari kita kecil banget biar badan dan soulnya bisa terbentuk dengan natural, gak instant. Yah, dulu maunya sih terus belajar intensif tapi karena jadwalku sebagai anak sekolah padat buanget, vakum deh. Tapi gakpapa aku ikutan latihan lagi ketika udah gede begini. Belum telat banget khan?hehehe "yak, perutnya ditarik ke belakang, pantatnya juga. ingat dada sejajar lutut..yak mendak..bagusbagus..sekarang tangan..." *pfffh....* PS: karena gak pernah latihan, badanku jagi pegelpegel semua deh L
seleksi PPAN 2008 Tepat satu minggu yang lalu aku berangkat ke sebuah seleksi yang di pandu oleh Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Jogja. Seleksi ini diadakan untuk mencari seorang wakil Jogja yang akan ikut Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Kebetulan aku masuk tahap akhir, alias final selection. Perhatianperhatian: dari 7 orang yang masuk final cuman dicari 1 wakil sadja!!!! Kata mbake n mase komite, seleksi di Jogja ini adalah yang paling rumit dibandingkan seleksiseleksi daerah lain. Khusus Jogja, ada 3 tahap seleksi. Yang pertama adalah seleksi administrasi (pokoke kudu lengkap dah), trus seleksi kedua adalah wawancara (of course, ada banyak penanya, banyak pertanyaan dan banyak meja, pertanyaannya mirip satu sama lain, yaitu sama-sama harus dijawab. hehehe). Kalau bisa melewati kedua tahap itu, barulah kita diadu (cie, diadu bo’...) di babak final. Kalau di daerah lain, abis wawancara kalo lolos ya langsung berangkat. Nah lo, Ternyata seleksi final di Jogja ini amatlah ribet. Pake yang namanya karantina segala tuh (let’s say “karantina” lah yaaa). Tepatnya di Youth Center daerah Ambarbinangun, Bantul selama 3 hari. Jujur saja sih, seumurumur aku gak begitu suka sama yang namanya karantina (dan sebangsanya). Masalahnya aku merasa kebebasanku sebagai manusia yang punya privasi sedikit terusik (blah blah blah....) dan yang bikin tambah gak sreg adalah peraturannya. Aku emang agakagak ribet menyesuaikan diri dengan peraturan karantina. Terutama adalah kewajiban untuk berpakaian rapi (everywhere, for whatever reasons), dan tepat waktu (even for a minute!). Ditambah lagi dengan banyaknya kegiatan yang baru berakhir pada pukul 3 dini hari bikin kepala jadi nyutnyutan dan susah konsentrasi. Sebagai bayangan: Anda bangun pukul 5 pagi. break 1 jam, berkegiatan, break lagi 15 menit, berkegiatan, break 1 jam dan berkegiatan lagi sampai pukul 3 dini hari berikutnya Rasa-rasanya mata ini pengeeen banget terpejam. Pas duduk kok yang kebayang kasur dan bantal empuk mulu. Ditambah dengan sakit kepala yang nyutnyutan, ah bikin heboh aja.. Tapi nyatanya aku berhasil mengikuti kegiatan dengan baik (catatan: kalo ngantuk gak dibilang jelek lho ya..) sampai hari terakhir. Minus sakit yang serius. Anyway, seneng rasanya punya pengalaman baru yang tak terlupakan. Yang menyenangkan adalah ketemu dengan temanteman baru yang baikbaik and supportif so, seleksi final tidak terlihat seperti kebut-kebutan menjadi yang juara, tapi lebih pada sharing antar teman. Pokoke berbagi lah... Buat temen2 yang berhasil lolos, you deserve it!!! Mbak Meika (SSEAYP), Kiky (AIYEP), and Mas Indra (ICYEP), complimente!!!
penyanyi bunuh diri? klik disiniSebenernya nih heboh sudah dimulai awal tahun lalu, kabar kaburnya sih penyanyi lagu ini bunuh diri setelah bikin demo rekaman di salah satu tempat recording di Ponorogo. well, apapun dan gimanapun itu cerita, tetep bagus kok lagunya, n boleh juga didengerin aku lupa judulnya G D Em Bm G D Reff : atau mau dengerin live nya klik disini
perang tarif GSM -dari MILIS Silakan diitung-itung lagi .... !!! All operator GSM (Itungan mulai dari per 10 menit selama masa program)
1. XL bebas, kartu yang dikeluarkan oleh PT Excelcomindo Pratama, Tbk., ini menunjukkan keunggulan tarif murah perdetik dan hemat apabila durasi percakapan ke sesama XL di bawah 60 menit ( 1 jam ) dan sedangkan tarif ke operator lain pada menit ke berapapun terbukti sesuai janji " TARIF TERMURAH
ya ampun jadi inget - Pearl Jam:duh lupa judulnya, pokoknya yang liriknya ---oh where oh where ..my baby be ...the lord took her away from me..mengingatkanku pertama kali nge band sama anak2 SMP di pelajaran seni musik - Melly Goeslaw: Ada Apa dengan Cinta? Bikin inget pas kelas 1 SMA. Perjuanganku n temen2 dapetin tiket premiere AADC di Mataram! Sempat waktu itu aku dan beberapa orang cewek sempat disidang sama Bapak2 penjaga keamanan bioskop karena insiden pemecahan kaca bioskop!duh, parah deh. Gak mau nakal2 lagi -Avril Lavigne: Complicated. Bikin kangen sama nak2 kelas 2.3 SMA ku - Saras Dewi : Lembayung Bali jadi inget masa2 ketika sama temen2 ke Kuta jalan kaki! Mw ke Hard Rock pesen aer putih wakakakakaka - Shaden: Dunia Belum Berakhir bikin inget sama si pembuat surat kaleng yang bikin kami mencak2 pas kelas 3 SMP, orang itu bahkan hampir dilabrak sama 12 orang temen2ku yang semuanya cewek!! - Michael Buble : Home (favoritku bo’) trus Drive: Bersama Bintang (sering dinyanyiin sama Baim) Stone: Wind (lagu yang jadi backsoundnya video mbak Rima); Fastbal: Out of My Head (sering banget diulang2 sama Raha) juga Kucing Garong (favorit kami berenam!) bikin inget wktu KKN di tempat nun jauh disana diatas puncak perbukitan di Malang Selatan - Westlife: I lay My love on You mengingatkanku sama Riri yang seneng banget Mark! - Jagostu: Mau Tak Mau bikin aku inget sama Gorilla Dorm. Grandis pernah menyetelnya keras2 dan aku pun bernyanyi -Sarah McLahan: Angel. Bikin aku inget sama Bono. Masa katanya kalo lagu ini didengerin pagi2 bisa bikin kita bersemangat sepanjang hari (yang bener aja Bon?!hehe) - SO7: Kita trus Vit C: Graduation sama Spice Girl: Viva Forever bikin inget masa2 perpisahan SMP ku - Roxette: Quiero ser Como tu & A Thing About You bikin aku inget hari2 hujan di sekolah -Ricky Martin: Livin la Vida Loca jadi inget temen2ku SD!!!!seru banget waktu itu deh! - Santeria: inget survey Makrab 05!! Aku, Made, Rezza, AmirSukemir, Minton, Akbar nekat naik mobil Rezza yg disopirin si Akbar yang gak meyakinkan banget deh, baru mau berangkat aja udah nabrak spion Kijang! Trus sempat macet karena keabisan bensin! (mobil gt lho?). trus mobil itu juga sempat melorot (AmirSukemir didalamnya!) di tanjakan ekstrim mau ke Sarangan. Makan nasi kotak ala ibu Made di sawah orang sambil berpikir gimana caranya mengabadikan pemandangan yang indah banget itu, trus menikmati sunset di puncak bukit, malem2 denger pertemuan sekte rahasia!dan pulangnya kesasar di daerah Solo Waah, that was fun, Guys!!! - Letto: Sebelum Cahaya bikin aku inget sama perbukitan teh. Kalau lihat videonya bisa ikut merasakan dingin dan sejuknya pegunungan di Bandung - RHCP: Under The Bridge inget pentas seni wktu makrab anak2 Inggris di Tawangmangu dimana hampir semua penontonnya udah tertidur! Wakakaka - GIGI: 11 Januari bikin inget betapa sebelnya pah kuminta menirukan petikan gitar Dewa Budjana, trus ngambeg. Tapi diganti lagu laen yang jg bagus hehe - Tears in Heaven. Pokoknya lagu ini selalu bikin aku sedih - Billy Joel: Honesty mengingatkanku pada masa2 sedih ketika dikhianati hiks hiks.. - Frente: Bizzare Love Triangle bikin aku inget awal2 kuliah! Pokoknya waktu di gedung G itu
My hobby lately Noruwei no mori Aku baru saja menyelesaikan baca buku norwegian wood nya si haruki murakami. Belinya sih udah lama, dari bulan mei tahun lalu tapi baru sekarang sempat dibaca sampe abis (glegh..lama juga ya dianggurin).. Wah, keren sekali..narasinya detil banget, dan sangat vulgar, rasanya seperti baca buku diary orang lain saja.. sangat pribadi! Toru Watanabe yang jadi tokoh sentral dalam novel ini digambarkan bukan sebagai tokoh protagonis yang ekstrim, maksutnya..melakukan yang baek2 melulu lah. Namun utuh digambarkan sebagai seorang manusia biasa yang kebetulan memiliki cerita menarik Ah, aku gak mau bersotoy-sotoy ria berspoiler...kalo penasaran coba bacalah sendiri dan nikmati racikan haruki murakami yang penuh bumbu tersebut :)
Aku rindu.. Aku rindu.. Rindu sebuah senyuman yang tulus dari dalam hati Senyuman yang tak meminta balas.. Kapankah itu terakhir kali kutemui? Ketika kutahu hidup tak lagi sesederhana waktu itu Saat kau dan aku berjanji, takkan berpisah Saat itu pula kita berdua ingkari janji Kamu tak pernah bilang aku baik, aku menarik, aku cantik Kamu tak pernah memujiku Aku tak pernah memujimu, Tapi kita saling tahu Apa yang tak tersampaikan lewat kata.. Ketika sebuah episode dalam hidup membawamu pergi dan tak mungkin kembali, Aku hanya bisa mendengar dan memutar kembali lagu yang sering kita dengarkan dulu. Ingatkah kamu senandung Saras Dewi? Ingatkah? Kau tersenyum saat kubilang lagu itu bagus Senyum yang abadi dalam ingatanku Hingga masih bisa kurangkul dirimu.. Menangis bersama ketika salah satu dari kita patah hati Aku rindu sekali, Kau tahu itu? Jogja, 8-5-07
rutinitas-jenuh dan bosan Terkadang rutinitas membuatku merasa senang setengah mati… Kenapa? Karena aku nggak harus pusing-pusing untuk memikirkan apa yang akan kulakukan. Biasanya habis ini, itu. Habis itu, ini dst Tinggal jalanin aja apa yang uda biasa dilakukan Tapi kadang-kadang rutinitas juga bikin aku bosaaaaannnn… Membuatku: Jenuh Kacau Mudah marah Sensitif Suka melamun Lari dari tanggung jawab Bodohnya aku sering terlena dengan perasaan yang gak jelas itu. Udah tau bosen tapi gak berusaha mengubah Diem aja, nyampe tambah bosen! Aku harus ubah semuanya kali yaaaa… SEMUA
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||