Malam makin larut…
Saat tubuh panas menari dalam geliat rindu
Berdesah, melepas gelisah
Perlahan sunyi ditingkahi bisik suci
Tubuh panas sejenak menatap
Lalu beranjak merengkuh penuh peluh
Bersatu disudut tanpa deru
Saling merasakan detakan yang kian menghentak
Gemuruh yang semakin gaduh
Getaran yang menjalar liar
Tubuh panas, semakin panas
Menahan deburan nafsu
Meniti tepian bisu
Perlahan…
Bibir saling bertemu
Berpagut dalam buai angin
Bulan temaram melirik,
Erangan memecah sepi malam,
Tubuh panas melekuk dalam isyarat
Ada hasrat yang tersampaikan
Meleleh, hangat..



Winda itu

(sok) tau
(sok) romantis
galak & pelit
takut sama gelap
gampang terharu
keras kepala
sulit diatur


email me: windacandra@yahoo.com

<
   

<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30



If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed










 
Tuesday, May 06, 2008
Juno, Cool Movie!

 

juno

 

Cool movie! Film bergenre komedi romantis yang bertitel sama dengan tokoh utamanya ini keren sekali..diceritakan seorang cewek 16 tahun yang punya kecenderungan keluar dari mainstream ini mengalami kebosanan. Ia bosan dengan hidupnya yang begitugitu aja. Pokoke semuanya sudah dicoba gitu lah Akhirnya ia memutuskan untuk mencoba sesuatu yang baru, yaitu having sex. Nha, yang diajakin jadi partnernya ini temennya yang tampangnya sumpah.....imyutimyut dan tipe luruslurus. Karena gak berpengalaman, ia akhirnya hamil.

 

Yang bikin aku suka sama film ini adalah karakter Juno menghadapi kehamilannya. At least dia cukup responsible untuk anak seumurannya laah. Ia tahu apa yang harus dilakukan. Termasuk ide memberikan anaknya untuk diadopsi.

 

Orangtua si Juno ini juga keren. Si papa adalah orang yang mature dan dambaan remaja perempuan diseluruh dunia. Tak ketinggalan stepmom yang biasanya digambarkan mean alias jahara tralala, eh ini malah kebalikannya. Ia sangat mengerti keadaan yang sudah terlanjur terjadi dan mendukung si putri tiri.

 

Tapi, jangan harap deh keluarga seperti ini bisa ditemukan di Indonesia dengan mudah. Secara (secara?) paradigma, kultur dan valuenya jauuuuuuuhhh. Please deh, disini mana ada orangtua yang terangterangan admit kalo anaknya hamil. Yang ada juga berusaha tutuptutupin sesulit apapun itu. Wis wis segitu aja peranku sebagai spoiler. Liat sendiri wae bo’  ...wakakakaka


Posted at 04:00 pm by winda candra
say something  

 
Monday, May 05, 2008
Belajar Tari Bali (lagi!) di Saraswati

Gek Dani:  "duhh, cuapek banget. perasaan dulu waktu kecil gak seberat ini deh latihannya."

Winda: "iya gek, seingatku dulu aku have fun kok. Janganjangan karena kita tambah berat di pantat en dada"

Berdua:   "bwuahahahahaha"

 

Photobucket

 

Capek sekali. Itulah katakata yang bisa mendeskripsikan latihan kemarin. Keringat deras yang mengucur tak hentihentinya dari badan kami kayaknya udah jadi bukti yang cukup kuat. Padahal itu baru latihan dasar dan belum masuk ke bagian tari yang diiringi musik.

 

Ide awal untuk ikut latihan tari bali di asrama saraswati sebenarnya datang sekitar dua bulan lalu, namun karena saat itu tengah season latihan intensif menjelang ujian, kami ditawari untuk masuk kelas baru yang dimulai awal mei. Kami setujusetuju saja.

 

Minggu pagi itu pun menjadi latihan perdana kami. Saking semangatnya latihan, kami pun datang lebih awal dari seharusnya (padahal udah ditambah dengan kejadian gek dani nyasar di daerah jl. tribrata tuh). Setelah sampai di tempat latihan kami menunggu sebentar sambil melihat anakanak yang sudah level 2 sedang latihan tari Panji. Selagi menunggu, kami daftar ulang dulu sebelum ikut latihan. Karena awal season yang berarti belajar tari baru, semua siswa baik yang baru maupun lama wajib daftar ulang dulu sebelum mulai latihan. Pendaftarannya 30ribu, dan SPP bulanan 20ribu. Pretty cheap, right?

 

Jam pun menunjukkan pukul 9 dan kami pun dipanggil untuk mulai latihan. Latihan dipimpin oleh seorang instruktur tari yang biasa dipanggil bu nyoman. Karena kami masuk kelas dasar, tari yang diajarkan adalah pendhet. Kata beliau karena tari pendhet relatif lebih mudah daripada tarian yang lain ex: panji semirang, panyembrama, legong, etcetc. Latihan pun dimulai dengan peregangan dan pemanasan badan. Dilanjutkan dengan latihan kaki, tangan, kepala, maupun lirikan mata. Waduhwaduh, aku merasa kesulitan nih. Maklumlah, meskipun aku sudah pernah ikut latihan tari bali tetep kerasa kagok juga. Secara tuh latihan tari terjadi ribuan tahun yang lalu ketika badan ini masih setinggi pohon jeruk purut mini dan badan juga gak begitu berkambium, hehehehe. Bu nyoman pun senyumsenyum sambil membetulkan posisi mendakku.

 

"yak, bagus. Tapi dadanya dibusungin lagi donk...diliatin tuh yang gedegede didepan."

 

duh, buset nih ibu. Gak tau aja tulang-tulang yang mulai menua (hiperbolis) ini udah keretak keretek daritadi.  Walhasil aku pun berhasil memposisiskan diri (he?) dengan perfecto (seenggaknya menurutku). Hasil dari recalling latihan jaman antah berantah itu tuh...

 

Tari bali selalu jadi tantangan buatku. Gerak rancak, dengan kombinasi gerakan yang cukup banyak tentu saja needs big effort. Bayangin aja, ketika dirimu sedang mendak yang membutuhkan energi cukup banyak, disaat yang sama tanganmu harus siku, dan matamu nyeledet.  Konsentrasi itu sangat dibutuhkan! Itu baru tekniknya, belum penjiwaannya. Gak heran, seorang penari butuh waktu yang cukup lama untuk menghayati tariannya sebelum ia bisa menampilkan tarian yang perfect.

 

Kata guru tariku dulu, paling bagus sih latihan mulai dari kita kecil banget biar badan dan soulnya bisa terbentuk dengan natural, gak instant. Yah, dulu maunya sih terus belajar intensif tapi karena jadwalku sebagai anak sekolah padat buanget, vakum deh. Tapi gakpapa aku ikutan latihan lagi ketika udah gede begini. Belum telat banget khan?hehehe

 

 

"yak, perutnya ditarik ke belakang,  pantatnya juga. ingat dada sejajar lutut..yak mendak..bagusbagus..sekarang tangan..."

 

*pfffh....*     

 

PS: karena gak pernah latihan, badanku jagi pegelpegel semua deh L


Posted at 07:47 pm by winda candra
Comments (2)  

 
Monday, April 28, 2008
seleksi PPAN 2008

Tepat satu minggu yang lalu aku berangkat ke sebuah seleksi yang di pandu oleh Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Jogja. Seleksi ini diadakan untuk mencari seorang wakil Jogja yang akan ikut Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Kebetulan aku masuk tahap akhir, alias final selection. Perhatianperhatian: dari 7 orang yang masuk final cuman dicari 1 wakil sadja!!!!

 

Kata mbake n mase komite, seleksi di Jogja ini adalah yang paling rumit dibandingkan seleksiseleksi daerah lain. Khusus Jogja, ada 3 tahap seleksi. Yang pertama adalah seleksi administrasi (pokoke kudu lengkap dah), trus seleksi kedua adalah wawancara (of course, ada banyak penanya, banyak pertanyaan dan banyak meja, pertanyaannya mirip satu sama lain, yaitu sama-sama harus dijawab. hehehe). Kalau bisa melewati kedua tahap itu, barulah kita diadu (cie, diadu bo’...) di babak final. Kalau di daerah lain, abis wawancara kalo lolos ya langsung berangkat.

 

Nah lo,

Ternyata seleksi final di Jogja ini amatlah ribet. Pake yang namanya karantina segala tuh (let’s say “karantina” lah yaaa). Tepatnya di Youth Center daerah Ambarbinangun, Bantul selama 3 hari.

 

Jujur saja sih, seumurumur aku gak begitu suka sama yang namanya karantina (dan sebangsanya). Masalahnya aku merasa kebebasanku sebagai manusia yang punya privasi sedikit terusik (blah blah blah....) dan yang bikin tambah gak sreg adalah peraturannya. Aku emang agakagak ribet menyesuaikan diri dengan peraturan karantina. Terutama adalah kewajiban untuk berpakaian rapi (everywhere, for whatever reasons), dan tepat waktu (even for a minute!). Ditambah lagi dengan banyaknya kegiatan yang baru berakhir pada pukul 3 dini hari bikin kepala jadi nyutnyutan dan susah konsentrasi.

 

Sebagai bayangan: Anda bangun pukul 5 pagi. break 1 jam, berkegiatan, break lagi 15 menit, berkegiatan, break 1 jam dan berkegiatan lagi sampai pukul 3 dini hari berikutnya

 

Rasa-rasanya mata ini pengeeen banget terpejam.

Pas duduk kok yang kebayang kasur dan bantal empuk mulu.

Ditambah dengan sakit kepala yang nyutnyutan, ah bikin heboh aja..

 

Tapi nyatanya aku berhasil mengikuti kegiatan dengan baik (catatan: kalo ngantuk gak dibilang jelek lho ya..) sampai hari terakhir. Minus sakit yang serius.

 

Anyway, seneng rasanya punya pengalaman baru yang tak terlupakan. Yang menyenangkan adalah ketemu dengan temanteman baru yang baikbaik and supportif so, seleksi final tidak terlihat seperti kebut-kebutan menjadi yang juara, tapi lebih pada sharing antar teman. Pokoke berbagi lah...

 

Buat temen2 yang berhasil lolos, you deserve it!!!

Mbak Meika (SSEAYP), Kiky (AIYEP), and Mas Indra (ICYEP), complimente!!!

 

 


Posted at 03:01 pm by winda candra
Comments (3)  

 
Thursday, April 24, 2008
penyanyi bunuh diri?

klik disiniSebenernya nih heboh sudah dimulai awal tahun lalu, kabar kaburnya sih penyanyi lagu ini bunuh diri setelah bikin demo rekaman di salah satu tempat recording di Ponorogo.
Penyebabnya adalah dia ditinggal mati kekasihnya yang ditabrak mobil.
Sampai sekarang kabar mengenai keberadaan penyanyi ini masih simpang siur.
ada yang bilang dia itu anak Ponorogo, Madiun, Bali, maupun Jogja

well, apapun dan gimanapun itu cerita, tetep bagus kok lagunya, n boleh juga didengerin 

aku lupa judulnya

G D Em Bm
Pernah ada rasa cinta
C G Am D
Antara kita kini tinggal kenangan

G D
Ingin kulupakan
Em Bm
Semua tentang dirimu
C G Am D G
Namun tak lagi kan seperti dirimu oh bintangku

Reff :
G d Em Bm
Jauh kau pergi meninggalkan diriku
C G Am D
Disini aku merindukan dirimu
G D Em Bm
Kini ku coba mencari penggantimu
C G Am D G
Namun tak lagi kan seperti dirimu oh kekasih

atau mau dengerin live nya klik disini


Posted at 01:42 pm by winda candra
say something  

 
Monday, February 25, 2008
perang tarif GSM -dari MILIS

Silakan diitung-itung lagi .... !!! All operator GSM (Itungan mulai dari per 10 menit selama masa program)                         
    
Tarif  Ke         
Sesama Operator  10 menit          20 Menit        30 menit       40 menit         60 menit  120 menit  

    
bebas 0,1              Rp   1,548      Rp 1,608      Rp  1,668        Rp   2,268   Rp   3,465   Rp   7,065  

    
Simpati PD 1/2       Rp   1,770      Rp 2,070      Rp  2,370       Rp   2,670   Rp   3,270   Rp   5,070     

 
Mentari                   Rp   4,500      Rp 9,500      Rp14,500        Rp 19,500   Rp 29,500   Rp 59,500

     
3 Hutch                   Rp   1,500      Rp 3,000      Rp  4,500       Rp   6,000   Rp   9,000   Rp 18,000      
    


Tarif   ke            
Operator lain       10 menit      60 Menit        120 menit         
bebas 0,1           Rp   9,024   Rp    45,180   Rp    90,360         
Simpati PD 1/2    Rp 36,000   Rp  216,000   Rp  432,000         
Mentari               Rp 32,000   Rp  192,000   Rp  384,000         
3 Hutch               Rp 20,000   Rp  120,000   Rp  240,000         
 
PATUT DIPERHATIKAN :  

 1. XL bebas, kartu yang dikeluarkan oleh PT Excelcomindo Pratama,  Tbk., ini menunjukkan keunggulan tarif murah perdetik dan hemat apabila durasi percakapan ke sesama XL di bawah  60 menit ( 1 jam ) dan sedangkan tarif ke operator lain pada menit ke berapapun terbukti sesuai janji " TARIF TERMURAH
2. Simpati PeDe, kartu yang dikeluarkan oleh Telkomsel  ini menunjukkan keunggulan untuk tarif murah per detik dan hemat apabila percakapan dilakukan hanya ke sesama produk Telkomsel dengan durasi percakapan di atas 60 menit ( 1 jam ), sedangkan tarif ke operator lain paling tinggi diantara GSM lain
3. Mentari, kartu yg dikeluarkan oleh Indosat, Tbk., ini menunjukkan keunggulan tarif hanya ke sesama produk Indosat pada 1 menit pertama saja, syukurnya gratis 1 menit pertama berlaku sebanyak 20 x sehari, tetapi tarif ke sesama ( Mentari ) adalah termahal di kelas GSM dihari SENIN , SELASA , RABU dan KAMIS
4. 3 (three), dari PT Hutchison CP Telecommunication ini menunjukan keunggulan hanya ke sesama 3 dengan durasi percakapan pada 10 menit pertama saja dan SMS termurah ke all operator Rp 100.
 
5. Adapun urutan/peringkat pengguna GSM terbesar di Indonesia berdasarkan survey yakni ;
            a.Telkomsel
            b.Indosat
            c.Excelcomindo
            d.Hutch


Posted at 03:15 pm by winda candra
say something  

 
Thursday, February 14, 2008
ya ampun jadi inget

- Pearl Jam:duh lupa judulnya, pokoknya yang liriknya ---oh where oh where ..my baby be ...the lord took her away from me..mengingatkanku pertama kali nge band sama anak2 SMP di pelajaran seni musik

- Melly Goeslaw: Ada Apa dengan Cinta? Bikin inget pas kelas 1 SMA. Perjuanganku n temen2 dapetin tiket premiere AADC di Mataram! Sempat waktu itu aku dan beberapa orang cewek sempat disidang sama Bapak2 penjaga keamanan bioskop karena insiden pemecahan kaca bioskop!duh, parah deh. Gak mau nakal2 lagi

-Avril Lavigne: Complicated.  Bikin kangen sama nak2 kelas 2.3 SMA ku

- Saras Dewi : Lembayung Bali jadi inget masa2 ketika sama temen2 ke Kuta jalan kaki! Mw ke Hard Rock pesen aer putih wakakakakaka

- Shaden: Dunia Belum Berakhir  bikin inget sama si pembuat surat kaleng yang bikin kami mencak2 pas kelas 3 SMP, orang itu bahkan hampir dilabrak sama 12 orang temen2ku yang semuanya cewek!!

- Michael Buble : Home (favoritku bo’) trus Drive: Bersama Bintang (sering dinyanyiin sama Baim)  Stone: Wind (lagu yang jadi backsoundnya video mbak Rima);  Fastbal: Out of My Head (sering banget diulang2 sama Raha) juga Kucing Garong (favorit kami berenam!) bikin inget wktu KKN di tempat nun jauh disana diatas puncak perbukitan di Malang Selatan

- Westlife: I lay My love on You  mengingatkanku sama Riri yang seneng banget Mark!

- Jagostu: Mau Tak Mau  bikin aku inget sama Gorilla Dorm. Grandis pernah menyetelnya keras2 dan aku pun bernyanyi

-Sarah McLahan: Angel. Bikin aku inget sama Bono. Masa katanya kalo lagu ini didengerin pagi2 bisa bikin kita bersemangat sepanjang hari (yang bener aja Bon?!hehe)

- SO7: Kita trus Vit C: Graduation sama Spice Girl: Viva Forever bikin inget masa2 perpisahan SMP ku

- Roxette: Quiero ser Como tu & A Thing About You bikin aku inget hari2 hujan di sekolah

-Ricky Martin: Livin la Vida Loca jadi inget temen2ku SD!!!!seru banget waktu itu deh!

- Santeria: inget survey Makrab 05!! Aku, Made, Rezza, AmirSukemir, Minton, Akbar nekat naik mobil Rezza yg disopirin si Akbar yang gak meyakinkan banget deh, baru mau berangkat aja udah nabrak spion Kijang! Trus sempat macet karena keabisan bensin! (mobil gt lho?). trus mobil itu juga sempat melorot (AmirSukemir didalamnya!) di tanjakan ekstrim mau ke Sarangan. Makan nasi kotak ala ibu Made di sawah orang sambil berpikir gimana caranya mengabadikan pemandangan yang indah banget itu, trus menikmati sunset di puncak bukit, malem2 denger pertemuan sekte rahasia!dan pulangnya kesasar di daerah Solo Waah, that was fun, Guys!!!

- Letto: Sebelum Cahaya bikin aku inget sama perbukitan teh. Kalau lihat videonya bisa ikut merasakan dingin dan sejuknya pegunungan di Bandung

- RHCP: Under The Bridge inget pentas seni wktu makrab anak2 Inggris di Tawangmangu dimana hampir semua penontonnya udah tertidur! Wakakaka

- GIGI: 11 Januari bikin inget betapa sebelnya pah kuminta menirukan petikan gitar Dewa Budjana, trus ngambeg. Tapi diganti lagu laen yang jg bagus hehe

- Tears in Heaven. Pokoknya lagu ini selalu bikin aku sedih

- Billy Joel: Honesty mengingatkanku pada masa2 sedih ketika dikhianati hiks hiks..

- Frente: Bizzare Love Triangle bikin aku inget awal2 kuliah! Pokoknya waktu di gedung G itu


Posted at 01:20 pm by winda candra
say something  

 
Thursday, February 07, 2008
My hobby lately

Photobucket

 

GOOGLING PRE WEDDING PHOTOGRAPHS!!!

hahaha, sori lho buat yang fotona kupake disini...


Posted at 03:54 pm by winda candra
say something  

Noruwei no mori
Aku baru saja menyelesaikan baca buku norwegian wood nya si haruki murakami. Belinya sih udah lama, dari bulan mei tahun lalu 
tapi baru sekarang sempat dibaca sampe abis (glegh..lama juga ya dianggurin)..
Wah, keren sekali..narasinya detil banget, dan sangat vulgar, rasanya seperti baca buku diary orang lain saja.. sangat pribadi!
Toru Watanabe yang jadi tokoh sentral dalam novel ini digambarkan bukan sebagai tokoh protagonis yang ekstrim, maksutnya..melakukan yang baek2 melulu lah. Namun utuh digambarkan sebagai seorang manusia biasa yang kebetulan memiliki cerita menarik
Ah, aku gak mau bersotoy-sotoy ria berspoiler...kalo penasaran coba bacalah sendiri dan nikmati racikan haruki murakami yang penuh bumbu tersebut
:)

Posted at 03:45 pm by winda candra
say something  

 
Wednesday, May 09, 2007
Aku rindu..

Aku rindu..

Rindu sebuah senyuman yang tulus dari dalam hati

Senyuman yang tak meminta balas..

Kapankah itu terakhir kali kutemui?

 

Ketika kutahu hidup tak lagi sesederhana waktu itu

Saat kau dan aku berjanji, takkan berpisah

Saat itu pula kita berdua ingkari janji

 

Kamu tak pernah bilang aku baik, aku menarik, aku cantik

Kamu tak pernah memujiku

Aku tak pernah memujimu,

Tapi kita saling tahu

Apa yang tak tersampaikan lewat kata..

 

Ketika sebuah episode dalam hidup membawamu pergi dan tak mungkin kembali,

Aku hanya bisa mendengar dan memutar kembali lagu yang sering kita dengarkan dulu.

Ingatkah kamu senandung Saras Dewi?

Ingatkah?

Kau tersenyum saat kubilang lagu itu bagus

 

Senyum yang abadi dalam ingatanku

 

Hingga masih bisa kurangkul dirimu..

Menangis bersama ketika salah satu dari kita patah hati

 

Aku rindu sekali,

Kau tahu itu?

 

 

 

 

Jogja, 8-5-07


Posted at 01:49 pm by winda candra
Comment (1)  

 
Friday, April 27, 2007
rutinitas-jenuh dan bosan

Terkadang rutinitas membuatku merasa senang setengah mati…

Kenapa? Karena aku nggak harus pusing-pusing untuk memikirkan apa yang akan kulakukan.

Biasanya habis ini, itu. Habis itu, ini dst

Tinggal jalanin aja apa yang uda biasa dilakukan

 

Tapi kadang-kadang rutinitas juga bikin aku bosaaaaannnn…

Membuatku:

Jenuh

Kacau

Mudah marah

Sensitif

Suka melamun

Lari dari tanggung jawab

 

Bodohnya aku sering terlena dengan perasaan yang gak jelas itu.

Udah tau bosen tapi gak berusaha mengubah

Diem aja, nyampe tambah bosen!

 

Aku harus ubah semuanya kali yaaaa…

SEMUA

 

L

Posted at 12:05 pm by winda candra
say something  

Next Page